Popular Post

Archive for 2021

Apa itu Arsitektur Enterprise ?

By : Muhammad Khotibul Umam

 


Sebelum masuk lebih dalam, dalam memahami Arsitektur Enterprise, saya akan mengajak pembaca untuk memahami perkata dari "Arsitektur Enterprise"

Arsitektur 

Arsitektur secara etimologi adalah blueprint / rancangan / struktur, sedangkan secara terminologi Arsitektur adalah Kumpulan dari beberapa komponen fundamental yang terstruktur atau terorganisir, serta adanya prinsip-prinsip untuk menghasilkan petunjuk yang alurnya lebih terarah, dimana ada relasi antara komponen-komponen yang digunakan dengan lingkungan sekitarnya. 

Enterprise

Enterprise adalah kumpulan organisasi yang memiliki beberapa tujuan / prinsip umum atau suatu jaringan organisasi dengan geografis yang berbeda yang diikatkan dengan tujuan tertentu.

Arsitektur Enterprise

Dengan menggabungkan kedua definisi diatas maka dapat disimpulkan bahwa Arsitektur Enterprise adalah kumpulan prinsip, metode dan model yang logis yang digunakan untuk mendesain dan merealisasikan sebuah struktur organisasi enterprise, proses bisnis, sistem informasi dan infrastrukturnya. Menurut JW Ross dan Robertson, Enterprise Architecture merupakan suatu pernyataan bagaimana sebuah organisasi memulai dan menghasilkan tatanan yang baik tentang organisasi dan tata kelola teknologi informasi agar proses bisnis dapat memenangkan persaingan.

Berdasarkan definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa arsitektur enterprise merupakan cara untuk menggambarkan model operasional enterprise yang mencakup aspek perencanaan bisnis, otomasi, hingga infrastruktur teknologi informasi pendukungnya. Arsitektur enterprise mempunyai empat komponen/domain utama yaitu: arsitektur bisnis, arsitektur informasi, arsitektur teknologi, dan arsitektur aplikasi. Sehubungan dengan keempat komponen ini, produk arsitektur enterprise akan berupa grafik, model dan/atau narasi yang menjelaskan lingkungan dan rancangan enterprise.

Tujuan dan Manfaat Arsitektur Enterprise

1. Dapat mengambil keputusan yang lebih baik dengan mengacu pada fakta tentang misi, fungsi dan latar belakang bisnis yang ditangkap.

2. Dapat memanfaatkan inventaris perusahaan dengan efektif dan meningkatkan konsistensi, akurasi, tepat waktu dan berbagi informasi pengelolaan teknologi informasi di perusahaan.

3. Mengurangi resiko dalam hal penyimpangan terhadap peraturan.


Framework Arsitektur Enterprise

TOGAF adalah framework yang memberikan pendekatan komprehensif untuk merancang, merencanakan, melaksanakan dan mengelolah EA.

TOGAF digunakan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat, dan dalam perkembangannya TOGAF digunakan pada bidang perbankkan, industri, manufaktur dan pendidikan.

Menggunakan ADM (Architecture Development Method) yaitu metodologi yang terdiri dari beberapa tahapan untuk mengembangkan dan memelihara technical architecture dari organisasi.

ADM membentuk iteratif untuk keseluruhan proses antar dan tiap fase sehingga pada tiap iterasi diambil sebuah keputusan baru yang dapat menentukan luas cakupan enterprise, level kerincian, serta target waktu yang ingin dicapai.

Prinsip-prinsip untuk mengukur keberhasilan dari pengembangan EA, antara lain : prinsip enterprise, prinsip teknologi informasi dan prinsip arsitektur.

kelebihan dibanding framework lain adalah bersifat fleksibel dan open source.

Tag : ,

- Copyright © Muhammad Khotibul Umam - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -